Selasa, 10 Januari 2017

per

1. Persamaan garis lurus yang melalui titik (–2, –1) dan tegak lurus garis 4x – 3y + 5 = 0 adalah ….
A.   4y + 3x + 10 = 0                             C. 4y – 3x + 10 = 0
B.   4y + 3x – 10 = 0                             D. 4y – 3x – 10 = 0


mandiri

yaitu teori Gujarat.
Teori Makkah berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 7 dan
pembawanya berasal dari Arab (Mesir).
Dasar teori ini adalah:
a. Pada abad ke 7 yaitu tahun 674 di pantai barat Sumatera sudah terdapat
perkampungan Islam (Arab); dengan pertimbangan bahwa pedagang Arab sudah
mendirikan perkampungan di Kanton sejak abad ke-4. Hal ini juga sesuai dengan
berita Cina.
b. Kerajaan Samudra Pasai menganut aliran mazhab Syafi’i, dimana pengaruh
mazhab Syafi’i terbesar pada waktu itu adalah Mesir dan Mekkah. Sedangkan
Gujarat/India adalah penganut mazhab Hanafi.
c. Raja-raja Samudra Pasai menggunakan gelar Al malik, yaitu gelar tersebut berasal
dari Mesir.
Pendukung teori Makkah ini adalah Hamka, Van Leur dan T.W. Arnold. Para ahli
yang mendukung teori ini menyatakan bahwa abad 13 sudah berdiri kekuasaan politik
Islam, jadi masuknya ke Indonesia terjadi jauh sebelumnya yaitu abad ke 7 dan yang
berperan besar terhadap proses penyebarannya adalah bangsa Arab sendiri.
Dari penjelasan di atas, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham simak
teori berikutnya.
Teori Persia
Teori ini berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia abad 13 dan pembawanya
berasal dari Persia (Iran).
Dasar teori ini adalah kesamaan budaya Persia dengan budaya masyarakat Islam
Indonesia seperti:
a. Peringatan 10 Muharram atau Asyura atas meninggalnya Hasan dan Husein
cucu Nabi Muhammad, yang sangat di junjung oleh orang Syiah/Islam Iran. Di
Sumatra Barat peringatan tersebut disebut dengan upacara Tabuik/Tabut.
Sedangkan di pulau Jawa ditandai dengan pembuatan bubur Syuro.

berikut

PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM di INDONESIA

Islam merupakan salah satu agama yang masuk dan berkembang di Indonesia. Hal ini tentu bukanlah sesuatu yang asing bagi Anda, karena di mass media mungkin Anda sudah sering mendengar atau membaca bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki penganut agama Islam terbesar di dunia.Agama Islam masuk ke Indonesia dimulai dari daerah pesisir pantai, kemudian diteruskan ke daerah pedalaman oleh para ulama atau penyebar ajaran Islam. Mengenai kapan Islam masuk ke Indonesia dan siapa pembawanya terdapat beberapa teori yang mendukungnya.
Proses Masuk dan Berkembangnya Agama dan Kebudayaan Islamdi Indonesia.
Proses masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia menurut Ahmad Mansur Suryanegara dalam bukunya yang berjudul Menemukan Sejarah, terdapat 3 teori yaitu teori Gujarat, teori Makkah dan teori Persia.Ketiga teori tersebut di atas memberikan jawaban tentang permasalah waktu masuknya Islam ke Indonesia, asal negara dan tentang pelaku penyebar atau pembawa agama Islam ke Nusantara. Untuk mengetahui lebih jauh dari teori-teori tersebut, silahkan Anda simak uraian materi
berikut ini.
Teori Gujarat
Teori berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia pada abad 13 dan
pembawanya berasal dari Gujarat (Cambay), India. Dasar dari teori ini adalah:
a. Kurangnya fakta yang menjelaskan peranan bangsa Arab dalam penyebaran
Islam di Indonesia.
b. Hubungan dagang Indonesia dengan India telah lama melalui jalur Indonesia –
Cambay – Timur Tengah – Eropa.
c. Adanya batu nisan Sultan Samudra Pasai yaitu Malik Al Saleh tahun 1297 yang
bercorak khas Gujarat.
Pendukung teori Gujarat adalah Snouck Hurgronye, WF Stutterheim dan Bernard
H.M. Vlekke. Para ahli yang mendukung teori Gujarat, lebih memusatkan perhatiannya
pada saat timbulnya kekuasaan politik Islam yaitu adanya kerajaan Samudra Pasai.
Hal ini juga bersumber dari keterangan Marcopolo dari Venesia (Italia) yang pernah
singgah di Perlak ( Perureula) tahun 1292. Ia menceritakan bahwa di Perlak sudah
banyak penduduk yang memeluk Islam dan banyak pedagang Islam dari India yang
menyebarkan ajaran Islam.
Demikianlah penjelasan tentang teori Gujarat. Silahkan Anda simak teori berikutnya.
Teori Makkah
Teori ini merupakan teori baru yang muncul sebagai sanggahan terhadap teori lama

posi

Ø  FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB

1.      Faktor internal
·         ide dan perubahan
·         terjadinya pemberontakan atau revolusi
·         bertambah dan berkurangnya penduduk
·         pertentangan masyarakat
·         konflik nilai
·         konflik dan perubahan
·         adanya penemuan baru

2.      Faktor eksternal
·         peperangan
·         pengaruh kebudayaan masyarakat lain

·         lingkugan alam fisik disekitar manusia

entri

1.      Perubahan Berpengaruh Besar dan Kecil
Perubahan yang berpengaruh besar adalah perubahan yang memberi pengaruh langsung pada kehidupan masyarakat.
Contoh : industrialisasi , modernisasi,dan globalisasi
Perubahan berpengaruh kecil adalah perubahan yang tidak memberi pengaruh langsung pada kehidupan masyarakat.
Contoh : perubahan tata bahasa dan gerakantari

Ø  FAKTOR YANG BERPENGARUH

1.      Faktor-Faktor Pendorong
·         Toleransi terhadap perubahan
·         adanya orientasi di masa depan
·         penduduk yangheterogen
·         ketidakpuasan masyarakat pada bidang kehidupan tertentu
·         sistem pelapisan terbuka
·         keinginan untuk maju

2.      Faktor-Faktor Penghambat
·         hambatan ideologis
·         pendidikan yang rendah
·         adat atau kebiasaan yamg kolot
·         perasangka buruk terhadap budaya asing
·         ketakutan akan adanya kegoyahan integrasi
·         kurang hubungan dengan masyarakat lain

Ø  FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB

1.      Faktor internal
·         ide dan perubahan
·         terjadinya pemberontakan atau revolusi
·         bertambah dan berkurangnya penduduk
·         pertentangan masyarakat
·         konflik nilai
·         konflik dan perubahan

·         adanya penemuan baru

judul

PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA PADA MASYARAKAT

Ø  HAKIKAT PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Perubahan sosial budaya adalah dampak munculnya unsur unsur yang dapat mengubah UBAHAN nilai,norma,dan kebudayaan masyarakat.yang bentuk perubahan nya disesuaikan dengan tingkat kebutuhan.

1.      Perubahan Sosial
Perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupa masyarakat yang termasuk perubahan sistem nilai dan norma sosial , siste pelapisan sosial , struktur sosial, proses sosial , pola dan tindakan sosial warga masyarakat .

2.      Perubahan Kebudayaan
Menurut  E.B.Taylor , perubahan kebudayaan adalah perubahan yang mencakup pengetahuan , kepercayaan , kesenian, moral,hukum,adat istiaddat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia

3.      Pengertian Perubahan Sosial Budaya
Menurut  MAX WEBER , perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalammasyarakat sebagai akibat adanya   ketidak sesuaian unsur unsur .

4.      Ciri-ciri
·         Setiap masyarakat tidak akan berhenti berkembang
·         Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu
·         Perubahan sosial yang cepat
·         Perubahan tidak dibatasi oleh bidang kebendaan ataubidang spiritual
·         Adanya proses sosial yaitupergantian beragam penghargaan,fasilitas,dan anggota dalam suatu struktur sosial
·         Adanya segmentasi atau pembagian yaitu timbulnya pengklasifikasian unitunit struktur yang hampir sama dengan unit yang telah ada sebelumnya
·         Adanya perubahan struktur yaitu timbulnya peran dariorganisasi yang baru


Ø  BENTUK BENTUK PERUBAHAN SOSIAL

1.      Perubahan Direncanakan dan Tidak Direncanakan
Perubahan yang direncanakan adalah perubahan yang dikehendaki , diinginkan, dan direncanakan oleh suatu pihak tertentu, contoh :pembangunan rumah kompleks tahan gempa. Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi tanpa disengaja atau tidak diinginkan yang terjaddi tanpa disengaja atau tidak diinginkan
Contoh: bencana banjir, dan meningkatnya angka kriminalitas

2.      Perubahan Revolusi dan Evolusi
Revolusi adalah perubahan yang terjadi dengan cepat.
Contoh : revolusi industri inggris ,revolusi indonesia 1945.
Evolusi adalah perubahan yang terjadi dengan lambat.

Contoh : kehidupan suku bangsa kita seperti nias , dani , dayak

nega

Dampak Positif dan Negatif  Perekonomian Dalam Pendidikan Islam di Indonesia.
Salah satu dampak negatif dari komersialisasi pendidikan Indonesia adalah mahalanya biaya pendidikan sehingga memberatkan masyarakat miskin untuk membayar biaya pendidikan. Akan tetapi, ada juga dampak positifnya yaitu dengan biaya pendidikan yang cukup tinggi adalah untuk menunjang mutu pendidikan itu sendiri.[7]
      Beberapa tokoh yang berperan dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia
1.   Kiyai H. Ahmad Dahlan
Dilahirkan di yogjakarta pada tahun 1869 M. Ayahnya bernama KH. Abu Bakar bin Kyai Sulaiman dan ibunya seorang puteri Haji Ibrohim seorang penghulu. Ia berusaha menyadarkan masyrakat akan pentingnya membuag kebiasaan yang tidak baik dan menurut pendapatnya tidak sesuai dengan Islam dan berlandaskan cita – cita agama Islam.
2.   Kyai Haji Hasyim Asy’ari
Dilahirkan di jombang, Jawa Timur pada tanggal 14 februari tahun 1981 M. Beliaulah yang mendirikan pesantren yang lumayan terkenal pada saat ini yaitu pesantren Tebuireng. Di pesantren inilah Kyai Hasyim Asy’ari dibantu dengan Kyai-Kyai lain. Selain itu beliau juga menjadi pimpinam Masyumi, Hizbullah, GPII, dan lain-lain.

3.   Kyai Abdul Halim
Lahir di Ciberelang, majalengka pada tahun 1887M. Dia adalah pelopor gerakan pembaharuan di daerah Majalengka, Jawa Barat. Dia berhasil mendirikan persyarikatan ulama. Ia memegang teguh mazhab Syafi’i. tablighnya lebih banyak merupakan anjuran untuk menegakkan etika didalam masyarakat.


DAFTAR PUSTAKA
Haidar Putra Daulay, Prof. Dr. Sejarah Pertumbuhan & Pembaharuan Pendidikan Islam Di Indonesia. Bandung : Citapustaka Media, 2001
Musyrifah Sunanto, Prof. Dr. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2012
Darmaningtyas. Pendidikan Yang Memiskinkan. Yogyakarta : Galang Press, 2004
Mudyaharjo, Redja. Pengantar Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2001
http://www. Suara Merdeka/v1?index.php/read/com.