Selasa, 10 Januari 2017

nega

Dampak Positif dan Negatif  Perekonomian Dalam Pendidikan Islam di Indonesia.
Salah satu dampak negatif dari komersialisasi pendidikan Indonesia adalah mahalanya biaya pendidikan sehingga memberatkan masyarakat miskin untuk membayar biaya pendidikan. Akan tetapi, ada juga dampak positifnya yaitu dengan biaya pendidikan yang cukup tinggi adalah untuk menunjang mutu pendidikan itu sendiri.[7]
      Beberapa tokoh yang berperan dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia
1.   Kiyai H. Ahmad Dahlan
Dilahirkan di yogjakarta pada tahun 1869 M. Ayahnya bernama KH. Abu Bakar bin Kyai Sulaiman dan ibunya seorang puteri Haji Ibrohim seorang penghulu. Ia berusaha menyadarkan masyrakat akan pentingnya membuag kebiasaan yang tidak baik dan menurut pendapatnya tidak sesuai dengan Islam dan berlandaskan cita – cita agama Islam.
2.   Kyai Haji Hasyim Asy’ari
Dilahirkan di jombang, Jawa Timur pada tanggal 14 februari tahun 1981 M. Beliaulah yang mendirikan pesantren yang lumayan terkenal pada saat ini yaitu pesantren Tebuireng. Di pesantren inilah Kyai Hasyim Asy’ari dibantu dengan Kyai-Kyai lain. Selain itu beliau juga menjadi pimpinam Masyumi, Hizbullah, GPII, dan lain-lain.

3.   Kyai Abdul Halim
Lahir di Ciberelang, majalengka pada tahun 1887M. Dia adalah pelopor gerakan pembaharuan di daerah Majalengka, Jawa Barat. Dia berhasil mendirikan persyarikatan ulama. Ia memegang teguh mazhab Syafi’i. tablighnya lebih banyak merupakan anjuran untuk menegakkan etika didalam masyarakat.


DAFTAR PUSTAKA
Haidar Putra Daulay, Prof. Dr. Sejarah Pertumbuhan & Pembaharuan Pendidikan Islam Di Indonesia. Bandung : Citapustaka Media, 2001
Musyrifah Sunanto, Prof. Dr. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2012
Darmaningtyas. Pendidikan Yang Memiskinkan. Yogyakarta : Galang Press, 2004
Mudyaharjo, Redja. Pengantar Pendidikan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2001
http://www. Suara Merdeka/v1?index.php/read/com.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar