Seiring dengan
perkembangan pengetahuan dalam Islam, majlis digunakan sebagai kegiatan
transfer ilmu pengetahuan sebagai majlis banyak ragamnya, menurut Muniruddin
Ahmad ada 7 (tujuh) macam majlis, sebagai berikut:
a. Majlis al-hadits
b. Majlis al-tadris
c. Majlis al-manazharah
d. Majlis muzakarah
e. Majlis al-syu’ara
f. Majlis al-adab
g. Majlis al-fatwa dan al-nazar
5. Masjid
Semenjak berdirinya di zaman Nabi SAW, masjid telah
menjadi pusat kegiatan dan informasi berbagai masalah kaum muslimin, baik yang
menyangkut pendidikan maupun sosial ekonomi. Namun, yang lebih penting adalah
sebagai lembaga pendidikan.
Perkembangan
masjid sangat signifikan dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat,
terlebih lagi pada saat masyarakat islam mengalami kemajuan. Urgensi masyarakat
terhadap masjid menjadi semakin kompleks, hal ini menyebabkan karakteristik
masjid berkembang menjadi dua bentuk yaitu mesjid sebagai tempat sholat jum’at
atau jami dan masjis biasa.
Kurikulum
pendidikan dimasjid biasanya merupakan tumpuan pemerintah untuk memperoleh
pejabat-penjabat pemerintah, seperti, qodhi, khotib dan iman masjid.
6. Khan.
Khan biasanya difungsikan sebagai penyimpanan barang-barang
dalam jumlah besar atau sebagai sarana komersial yang memiliki banyak toko,
seperti, khan al narsi yang berlokasi di alun-alun karkh di bagdad.
7. Ribarth.
Ribath adalah tempat kegiatan kaum sufi yang ingin
menjauhkan diri dari kehidupan duniawi dan mengkonsentrasikan diri untuk
semata-mata ibadah.
8. Rumah – Ulama.
Rumah sebenarnya bukan temapat yang nyaman untuk
kegiatan belajar mengajar, namun para ulama dizaman klasik banyak yang
mempergunakan rumahnya secara ikhlas untuk kegiatan belajar mengajar dan
pengembangan ilmu pengetahuan.
9. Toko-toko buku
dan perpustakaan.
Toko-toko buku memiliki peranan penting dalam
kegiatan keilmuan Islam, pada awalnya memang hanya manjual buku-buku, tetapi
berikutnya menjadi sarana untuk berdiskusi dan berdebat, bahkan pertemuan rutin
sering dirancang dan dilaksanakan disitu.
Disamping toko buku, perpustakan juga memilki
peranan penting dalam kegiatan transfer keilmuan Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar