Artinya: “Dan aku (Allah) tak
menjadikan jin dan manusia melainkan utk meyembah-Ku”.
Dan masih banyak beberapa deskripsi yg membahas tentang tujuan pendidikan Islam
seperti konfrensi pendidikan di Islamabat tahun 1980 bahwa pendidikan harus
merealisasikan cita-cita (idealitas) Islam yg mencakup pengembangan kepribadian
muslim secara meyeluruh yg harmonis yg berdasarkan fisiologis dan psikologis
maupun yg mengacu kepada keimanan dan sekaligus berilmu pengetahuan secara
berkeseimbangan sehingga terbentuklah muslim yg paripurna berjiwa tawakkal
secara total kepada Allah sebagaimana firman Allah Surat Al-An’am Ayat 162:
قل ان صلاتي ونسكي ومحياي ومماتي لله رب العلمين
Artinya: “Katakanlah sesungguh sholatku ibadahku hidup dan matiku hanya bagi
Allah tuhan semesta alam”. Imam Al-Ghazali mengatakan tujuan penddikan Islam
adl utk mencapai kesempurnaan manusia yg mendekatkan diri kepada Allah dan
bertujuan meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat. (Langgulung 1990: 9).
Maka dari pada itu tujuan pendidikan Islam dirumuskan dalam nilai-nilai
filosofis yg termuat dalam filsafat pendidikan Islam. Seperti hal dasar
pendidikan maka tujuan pendidikan Islam juga identik dgn tujuan Islam itu
sendiri. Sedanagkan Muhammad Umar Altomi Al-Zaibani yg dikutip oleh Djalaluddin
mengatakan tujuan pendidikan Islam adl utk mempertinggi nilai-nilai akhlak
hingga mencapai akhlak ul karimah. Tujuan ini sama dan sebangun dgn tujuan yg
akan dicapai oleh misi kerasulann yaitu “membimbing manusia agar berakhlak
mulia”. (2001: 90).
Maka dgn demikian tujuan pendidikan Islam yg berdasarkan deskripsi di atas
ialah menanamkan makrifat (kesadaran) dalam diri manusia terhadap diri sendiri
selaku hamba Allah kesadaran selaku anggota masyarakat yg harus meiliki rasa
tanggung jawab sosial terhadap pembinaan masyarakat serta menanamkan kemampuan
manusia utk menolak memanfaatkan alam sekitar sebagai ciptaan Allah bagi
kepentingan kesejahteraan manusia dan kegiatan ibadah kepada pencipta alam itu
sendiri.
Telah kita ketahui bahwa dasar tujuan pendidikan ditiap-tiap negara itu tak
selalu tetap sepanjang masa melainkan sering mengalami perubahan atau
pergantian sesuai dgn perkembangan zaman. Perumbakan itu biasa akibat dari
pertentangan pendirian atau ideologi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar